Tampilkan postingan dengan label Experiences. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Experiences. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Januari 2022

SERUNYA KERJA PRAKTIK DI BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK YOGYAKARTA

    Kerja Praktik. Yaps! Istilah ini lebih akrab di telingaku sebagai pengganti kata magang. Seru tapi ribet, adalah isi kepalaku ketika membayangkan kerja praktik. Betul tidak ya, apa yang aku bayangkan? Yuk, simak!

    Aku mengawali 2018 dengan kerja praktik di Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta selama libur semester di Bulan Januari. BBKB merupakan unit pelaksana teknis di lingkungan Kementerian Perindustrian yang berada di bawah Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) dan bertanggung jawab atas perkembangan kerajinan dan batik di Yogyakarta. 

photo by me

                Kalau ditanya kenapa BBKB? Aku memiliki beberapa alasan untuknya. Alasan terkuat adalah karena kesesuaian bidang magang dengan latar belakang disiplin ilmu yang sedang aku tempuh saat itu. BBKB memiliki Laboratorium Kalibrasi dan Pengujian, di mana hal-hal yang dikerjakan di dalamnya berkaitan erat dengan ilmu fisika. Yaps, saat itu aku sedang kuliah di Program Studi Fisika salah satu universitas di Yogyakarta. Salah satu mata kuliah yang aku ambil adalah Metrologi Kalibrasi. Sesuai dengan bidang kerja Laboratorium Kalibrasi Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta. Selain itu, penempatan lokasi pelaksanaan magang yang tidak terlalu jauh dari kampus (iya, masih sama-sama di Jogja. Hehe) juga menjadi alasan kenapa aku menjatuhkan hati pada BBKB. Saat itu aku memegang tanggung jawab sebagai wakil ketua suatu kelompok studi di kampus. Jadi lokasi magang yang dekat dengan kampus sangat mempermudah aku untuk menjalankan dua tanggung jawab ini dengan baik. Magang ok, kelompok studi juga ok. 

    Enam bulan sebelum pelaksanaan magang, tepatnya Bulan Agustus 2017, aku bersama 3 orang temanku lainnya mengajukan proposal kerja praktik kepada pihak BBKB dengan persetujuan pihak kampus. Setelah mendapatkan surat balasan bahwa kami diterima untuk magang, kami segera mengurus beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, seperti surat perjanjian magang, pengajuan sistem penilaian dan beberapa persyaratan lainnya. Tidak seribet yang aku bayangkan ternyata teman-teman. Kami hanya perlu datang ke kantor BBKB dua kali untuk mengurus administrasi sebelum pelaksanaan magang. 

    Tanpa banyak lika-liku, 2 Januari 2018 kami mulai mengukir cerita singkat di BBKB. Iya, singkat. Kami hanya magang selama 1 bulan di sana. Tapi jangan kira 1 bulan tidak bermakna ya, teman-teman. Kami belajar banyaaaaak hal selama 1 bulan tersebut. Hari pertama magang, kami yang berjumlah 4 orang, dibagi menjadi dua tim. Aku dan satu temanku ditempatkan di Laboratorium Kalibrasi, 2 orang lainnya ditempatkan di Laboratorium Pengujian. Dua laboratorium ini berada di kantor yang berbeda, jadi kami terpisah oleh jarak. Hihi. 

    Kami magang dengan mengikuti jam kerja kantor, yakni mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB setiap hari Senin sampai Kamis. Sedangkan hari Jumat masuk pukul 08.00 WIB sampai pukul 16.30 WIB. Walaupun jam pulang lebih lambat, tapi hari Jumat adalah hari favorit untuk kami. Karena setiap hari Jumat pagi diadakan senam bersama di halaman kantor, dan mahasiswa magang diberi kesempatan bergabung juga. 

    Satu minggu pertama aku pikir kami akan langsung dikenalkan dengan laboratorium dan seisinya. Tapi ternyata tidak. Minggu pertama kami diminta belajar tentang kalibrasi dari buku-buku yang ada di perpustakaan BBKB dan berbagai sumber lainnya. Satu hari belajar, kami merasa bosan dan ingin cepat-cepat terjun ke laboratorium. Tapi semakin kami belajar semakin kami sadar, ternyata yang kami pelajari selama kuliah hanyalah sebagian kecil, bahkan sangat kecil dari dunia kalibrasi yang akan kami arungi selama magang. Jadi di hari ketiga kami sudah mulai merasa bahwa 1 minggu untuk mempelajari banyak hal tentang kalibrasi adalah waktu yang sangat singkat. 

    Minggu kedua kami mulai berkenalan dengan Laboratorium Kalibrasi BBKB. Ruangan laboratorium  didesain sedemikian rupa supaya tidak sensitif terhadap getaran. Di sana kami menjumpai beberapa perlengkapan yang digunakan untuk melakukan kalibrasi, seperti anak timbangan standar, termometer, hygrometer, barometer dan neraca dengan berbagai tipe. Lima hari dalam minggu kedua ini kami membantu melakukan kalibrasi masa. Alat yang kami kalibrasi adalah Anak Timbangan F1, Neraca AND GR 202, Neraca AND GF 400, Neraca HA 120 M dan Neraca Shimadzu UX1020H. Tentu saja semua yang kami lakukan dalam laboratorium ada dalam pengawasan kepala laboratorium selaku kalibrator profesional yang tersertifikasi. Di sini kami dituntut untuk aktif. Semakin kami aktif bertanya dan mencoba, semakin banyak ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan. Tidak hanya praktik melakukan kalibrasi, kami juga belajar mengolah data hasil kalibrasi terhadap semua instrumen yang dikalibrasi. Awalnya terlihat rumit dengan banyaknya rumus dan perhitungan yang ada, tapi ternyata kadar seru dan asik lebih besar dibandingkan dengan kerumitannya.   

    Minggu ketiga kami melakukan kalibrasi volume dan pengolahan data hasil kalibrasi terhadap labu ukur, pipet ukur dan mikropipet. Tidak jauh berbeda dengan kalibrasi masa, kalibrasi volume terasa lebih menyenangkan karena melibatkan cairan aquabides dalam prosesnya. Main air. Hihi.

    Minggu ke empat, kami diminta untuk membantu mengolah data hasil kalibrasi instrumen ukur milik klien. Ini menjadi bagian paling seru dari rangkaian magang di BBKB, karena walaupun belum tersertifikasi, kami bisa ikut merasakan hecticnya melakukan tugas sebagai kalibrator profesional. Karena banyaknya data, kami baru dapat menyelesaikan semua data di hari terakhir kerja praktik kami. Dag dig dug selama pengerjaan. Kami khawatir tidak dapat menyelesaikan tugas tepat waktu. Bersyukur sebelum waktu istirahat di hari terakhir tersebut kami berhasil menyelesaikan semua data. Setelah itu kepala laboratorium mentraktir kami makan siang sambil memberikan beberapa nasihat dalam salam perpisahan.

    Yaps! Itu pengalamanku kerja praktik di BBKB. Nyatanya kerja praktik jauh lebih seru dari yang aku bayangkan sebelumnya. 


SERUNYA KERJA PRAKTIK DI BALAI BESAR KERAJINAN DAN BATIK YOGYAKARTA

     Kerja Praktik. Yaps! Istilah ini lebih akrab di telingaku sebagai pengganti kata magang. Seru tapi ribet, adalah isi kepalaku ketika me...